STRATEGI MANAJEMEN SYARIAH PADA KSPPS BMT 72 AMANAH POSO: STUDI KASUS TATA KELOLA, PRODUK, DAN PENGAWASAN SYARIAH

Authors

  •   Butsiam Sinar  Sekolah Tinggi Agama Islam Poso,  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70412/its.v5i2.396
 

Keywords:

BMT, Islamic Microfinance, KSPPS, Poso, Sharia Management

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen syariah pada KSPPS BMT 72 Amanah Poso dengan fokus pada tata kelola kelembagaan, pengelolaan produk keuangan, dan pengawasan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur-terbuka dengan informan dari unsur pengurus, pengawas syariah, dan pengawas keuangan, serta didukung dokumentasi kelembagaan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, pengelompokan informasi, dan interpretasi tematik berdasarkan prinsip manajemen koperasi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSPPS BMT 72 Amanah Poso memiliki struktur kelembagaan yang mencakup fungsi pengelolaan dan pengawasan. Produk pembiayaan yang teridentifikasi meliputi murabahah, musyarakah, dan mudharabah, sedangkan penghimpunan dana mencakup Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, TAWAP, TAMARA, TADURI, dan TAHAJUD. Temuan tersebut menunjukkan adanya perangkat kelembagaan dan penggunaan nomenklatur produk keuangan syariah secara formal. Namun, keterbatasan dokumentasi akad, bukti transaksi, dan laporan pengawasan belum memungkinkan penilaian menyeluruh terhadap implementasi kepatuhan syariah. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan manajemen perlu diarahkan pada dokumentasi akad, pengendalian risiko, akuntabilitas keuangan, kompetensi pengelola, dan pengawasan syariah yang terukur. Keterbatasan sumber data internal menunjukkan perlunya verifikasi lanjutan melalui pemeriksaan transaksi dan keterlibatan anggota.

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Sinar, B. (2026). STRATEGI MANAJEMEN SYARIAH PADA KSPPS BMT 72 AMANAH POSO: STUDI KASUS TATA KELOLA, PRODUK, DAN PENGAWASAN SYARIAH. I’THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah, 5(2), 690–711. https://doi.org/10.70412/its.v5i2.396