I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom <p>I’THISOM is a Sharia Economics journal, first published in 2022 with a biannual frequency, released each in April and October. The journal is published by the Sharia Economics study program of Al-Utsmani Islamic School of Higher Education, Bondowoso. The journal's publication aims to serve as a platform for exchanging information and scholarly works among faculty members, alumni, students, readers, and observers of Sharia Economics.</p> en-US lp2m.staiau@gmail.com (admin@STAI AL-UTSMANI ) itamarianingsih9@gmail.com (Ita Marianingsih) Tue, 11 Aug 2026 22:59:00 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISIS TSAMAN AL-MITSL DAN KESEIMBANGAN HARGA CABAI MERAH DI PASAR TRADISIONAL BESUKI SITUBONDO https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/431 <p>Red chili price fluctuations are an important issue in food commodity trading because they directly affect consumers’ purchasing power, traders’ profits, and local economic stability. This study aims to analyze the mechanism of fair price formation (<em>tsaman al-mitsl</em>) and red chili price equilibrium from the perspective of Islamic economics at Besuki Traditional Market, Situbondo Regency. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, market transaction observations, and documentation, and were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings show that red chili prices at Besuki Traditional Market move dynamically according to changes in supply, seasonal conditions, weather, distribution costs, product quality, and consumer demand. Under normal supply conditions, prices tend to remain stable, while supply disruptions lead to price increases as a form of market adjustment. From the perspective of Islamic economics, the price formation mechanism tends to reflect the principle of <em>tsaman al-mitsl</em> because it is shaped through bargaining, price transparency, and mutual consent between sellers and buyers. Within the scope of the collected data, there is no strong indication of hoarding (<em>ihtikar</em>), monopoly, or price manipulation. Nevertheless, supply chain monitoring and periodic price recording remain necessary to strengthen market justice and public welfare.</p> Siti Aminah, Sri Yuniati, Nur Muhammad, Nikmatul Masruroh Copyright (c) 2026 I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/431 Tue, 21 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS LITERASI KEUANGAN DAN INVESTASI SYARIAH GENERASI Z: STUDI KUALITATIF DALAM PERSPEKTIF FIKIH MUAMALAH https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/437 <p>Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman Generasi Z Muslim dalam memaknai literasi keuangan dan investasi syariah di era digital melalui perspektif fikih muamalah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif Giorgi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sebelas informan yang terdiri atas siswa SMK, mahasiswa Pendidikan Agama Islam, dan pendidik sebagai informan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama. Pertama, sebagian informan mengalami ilusi literasi karena mengandalkan label syariah, fitur aplikasi, mesin pencari, dan kecerdasan buatan sebagai rujukan praktis kepatuhan syariah. Kedua, agen pembentuk literasi bergeser dari guru agama formal menuju komunitas digital, teman sebaya, program industri, dan media sosial. Ketiga, pengalaman FOMO dan kerugian investasi mendorong perubahan orientasi risiko menjadi lebih hati-hati. Keempat, religiusitas berfungsi sebagai filter etis, tetapi belum selalu disertai pemahaman memadai terhadap akad, fatwa, riba, gharar, dan maysir. Temuan tersebut disintesiskan dalam konsep Kepatuhan Syariah Algoritmik, yaitu kecenderungan pendelegasian sebagian proses verifikasi syariah kepada sistem digital dan fitur platform. Penelitian ini merekomendasikan penguatan fikih muamalah kontemporer, transparansi informasi akad pada platform investasi, serta literasi keuangan syariah yang kritis bagi Generasi Z Muslim.</p> Rio Azfa Malik, Edi Suresman, Hilman Taufiq Abdillah Copyright (c) 2026 I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/437 Sat, 25 Jul 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI PENGENDALIAN RISIKO PEMBIAYAAN MULTIGUNA BERKAH DALAM MENGHADAPI VOLATILITAS HARGA EMAS DI BMT NU CABANG CAMPLONG https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/428 <p><strong>: </strong>Gold price volatility is an external factor that can potentially influence the risk associated with gold-backed financing in Sharia financial institutions. This study aims to analyze gold price volatility as a basis for risk control, examine risk control strategies for <em>Multiguna Berkah</em> financing, and formulate a conceptual model for risk control based on gold price volatility at the BMT NU Camplong Branch. The study employs a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. The quantitative phase analyzes historical monthly gold price data (sourced from Harga-Emas.org), financing realization data, and Non-Performing Financing (NPF) ratios for the period of January 2021 to December 2025. The qualitative phase involves in-depth interviews with the branch manager, financing staff, and customers, supplemented by observation and documentation. Qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, while gold price volatility was calculated using the standard deviation of 59 monthly returns. The results indicate that gold prices rose by 177.08% between January 2021 and December 2025, with a monthly volatility of 3.80%. During the same period, internal records from the BMT NU Camplong Branch showed an NPF ratio of 0% for *Multiguna Berkah* financing. Qualitative analysis reveals that financing risk management is conducted through customer feasibility analysis based on the 5C principles, conservative collateral valuation, the application of a Financing-to-Value (FTV) policy of 70–85%, continuous gold price monitoring, an early warning system, and phased financing settlement based on the principle of <em>ta'awun</em> (mutual assistance). Based on these findings, a conceptual model for a financing risk control strategy—based on gold price volatility—was developed; this model integrates gold price monitoring, customer feasibility analysis, FTV policy, and Sharia principles into a risk control framework for the BMT NU Camplong Branch.</p> <p> </p> Salwa Asalia, Maryam Qadarin Copyright (c) 2026 I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/428 Mon, 03 Aug 2026 00:00:00 +0000 PERAN PEMASARAN DIGITAL TERHADAP DAYA SAING INDUSTRI KOPI PADA KSU BUAH KETAKASI SIDOMULYO DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/450 <p>Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran dan penguatan daya saing. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pemasaran digital pada KSU Buah Ketakasi Sidomulyo, perannya dalam mendukung daya saing usaha, serta kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan bauran pemasaran 4P serta prinsip ekonomi syariah sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSU Buah Ketakasi memanfaatkan Instagram, Facebook, WhatsApp Business, marketplace, dan website dengan fungsi yang berbeda dalam kegiatan pemasaran. Pemanfaatan kanal digital tersebut mendukung perluasan jangkauan pasar, peluang penjualan, visibilitas merek, hubungan dengan konsumen, dan penguatan daya saing. Namun, penggunaan marketplace dan website belum optimal dan belum sepenuhnya terintegrasi dengan kanal pemasaran lainnya. Dari perspektif ekonomi syariah, praktik pemasaran digital pada aspek yang diamati menunjukkan kesesuaian dengan prinsip shiddiq, tabligh, ‘adl, dan amanah, serta tidak ditemukan indikasi gharar, tadlis, dan maysir. Dengan demikian, pemasaran digital berperan sebagai instrumen pendukung daya saing sekaligus dapat dijalankan dengan memperhatikan nilai-nilai etika ekonomi syariah.</p> Siti Musarofa, Siti Khayisatuzahro Nur, Miftahul Hasanah Copyright (c) 2026 I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/450 Wed, 12 Aug 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH BANTUAN MODAL USAHA PROGRAM RIAU MAKMUR TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN UMKM MUSTAHIK BAZNAS PROVINSI RIAU https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/453 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh bantuan modal usaha Program Riau Makmur/Bidari terhadap peningkatan pendapatan UMKM mustahik BAZNAS Provinsi Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas 393 mustahik pelaku UMKM penerima program tahun 2024, dengan sampel sebanyak 198 responden yang dipilih menggunakan <em>simple random sampling</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan diperkuat dengan wawancara pengelola program sebagai informasi pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas residual, heteroskedastisitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan modal usaha memiliki hubungan positif dan signifikan dengan peningkatan pendapatan UMKM mustahik. Koefisien regresi sebesar 0,680 menunjukkan bahwa setiap kenaikan satu poin skor bantuan modal usaha berkaitan dengan peningkatan 0,680 poin skor peningkatan pendapatan. Hasil pengujian tetap signifikan setelah dikonfirmasi menggunakan <em>heteroscedasticity-consistent standard error</em> tipe HC3 dengan nilai dan . Nilai sebesar 0,379 menunjukkan bahwa bantuan modal usaha menjelaskan 37,9% variasi peningkatan pendapatan, sedangkan 62,1% lainnya belum dijelaskan oleh model. Hasil wawancara menunjukkan bahwa program juga didukung oleh pendampingan usaha, fasilitasi legalitas, akses pasar, dan pengembangan pemasaran. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi bantuan modal dan pendampingan berkelanjutan dalam pemberdayaan ekonomi mustahik.</p> Ahmad Naufal, Harmon Amir Copyright (c) 2026 I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/453 Wed, 12 Aug 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS BUSANA MUSLIM BILBANA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/452 <p>Perkembangan industri busana muslim dan transformasi pemasaran digital menuntut pelaku usaha menerapkan strategi bisnis yang adaptif tanpa mengabaikan prinsip etika bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan bisnis Bilbana dalam upaya meningkatkan penjualan, menilai kesesuaiannya dengan prinsip etika bisnis Islam, serta mengidentifikasi posisi strategis perusahaan melalui analisis SWOT. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan pemilik, karyawan, dan konsumen, dokumentasi, serta angket SWOT. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan bisnis Bilbana dilakukan melalui aspek produksi, pemasaran, sumber daya manusia, serta desain dan teknologi. Strategi tersebut berjalan seiring dengan peningkatan penjualan bersih dari sekitar Rp1,17 miliar pada 2023 menjadi Rp1,59 miliar pada 2024. Praktik bisnis Bilbana juga menunjukkan kesesuaian dengan prinsip tauhid, keadilan, kehendak bebas, dan tanggung jawab. Analisis SWOT menempatkan Bilbana pada posisi Strength-Threat (ST), sehingga strategi yang diprioritaskan meliputi penguatan kualitas dan citra merek, optimalisasi pemasaran digital, inovasi produk, serta perluasan jaringan distribusi. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bisnis busana muslim memerlukan integrasi antara adaptasi strategis, pemanfaatan teknologi, dan etika bisnis Islam.</p> Arina Kiromambaroroh, Siti Khayisatuzahro Nur, Miftahul Hasanah Copyright (c) 2026 I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/452 Wed, 12 Aug 2026 00:00:00 +0000 PENDAMPINGAN DAN PERKEMBANGAN EKONOMI MUSTAHIK DALAM PROGRAM Z-AUTO BAZNAS RIAU BERBASIS ZAKAT PRODUKTIF DI PEKANBARU https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/451 <p>Program Z-Auto BAZNAS Riau merupakan bentuk pendayagunaan zakat produktif yang mengintegrasikan bantuan peralatan bengkel, modal usaha, pelatihan, dan pendampingan bagi mustahik di sektor jasa otomotif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendamping dalam pelaksanaan Program Z-Auto serta perkembangan ekonomi mustahik setelah menerima bantuan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu pendamping dan lima mustahik, observasi, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendamping berperan dalam seleksi dan verifikasi, pengawasan penggunaan aset, pembinaan teknis dan manajerial, monitoring, serta koordinasi dengan BAZNAS. Seluruh mustahik melaporkan peningkatan pendapatan setelah menerima bantuan, meskipun besarannya berbeda dan belum seluruhnya didukung pencatatan keuangan yang konsisten. Mustahik juga menunjukkan perkembangan kemandirian dalam mengelola usaha dan mulai membangun kesadaran berbagi melalui infak, namun belum mencapai tahap membayar zakat dari hasil usaha secara rutin. Kendala utama meliputi kenaikan harga suku cadang, persaingan usaha, dan lemahnya pencatatan keuangan. Program tidak hanya perlu mempertahankan bantuan aset, tetapi juga memperkuat literasi keuangan, akses pasar, dan kemampuan mustahik menghadapi perubahan biaya serta persaingan pasar yang dinamis. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan Z-Auto memerlukan pendampingan adaptif, evaluasi kebutuhan usaha, serta penguatan kapasitas manajerial dan keuangan mustahik.</p> Nikmatul Akbar Montella , Febri Kusuma Copyright (c) 2026 I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/451 Wed, 12 Aug 2026 00:00:00 +0000