IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom
<p>IHTIROM is a Journal of Islamic Education Management, first published in 2022 with a biannual frequency, releasing in April and October each year. The journal is published by the Islamic Education Management program of Al-Utsmani Islamic College Bondowoso. Its publication serves as a platform for exchanging information and scholarly works among faculty members, alumni, students, readers, and scholars interested in Islamic Education Management.</p> <p> </p> <p> </p> <p><img src="https://ejournal.staialutsmani.ac.id/public/site/images/staialutsmani/cc-by-sa-93fffa7bd9ad681f31f1106a69a06638.png" alt="" width="81" height="29" /><br />This work is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>.</p> <p><strong>Journal of Islamic Education Management</strong><br /><strong>Published by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Al-Utsmani Islamic College Bondowoso, East Java, Indonesia.</strong></p>LP2M STAI AL-UTSMANI BONDOWOSOen-USIHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam2962-9284IMPLEMENTASI MANAJEMEN KONFLIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR SISWA
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom/article/view/354
<p>Proses peningkatan efektivitas pembelajaran tidak jarang menghadapi kendala yang bersumber dari dinamika interaksi siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan efektivitas belajar siswa dan mendeskripsikan implementasi manajemen konflik dalam upaya meningkatkan efektivitas belajar siswa di PAUD KB Nurul Fikri Desa Sidorejo Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian mengungkap bahwa PAUD KB Nurul Fikri menghadapi kendala berpusat pada tiga pilar utama yaitu minat belajar siswa rendah, tingkat kecerdasan siswa rendah, dan interaksi sosial yang belum optimal. Kendala yang dihadapi dapat diselesaikan dengan adanya pengimplementasian manajemen konflik, yaitu kolaborasi, kompromi, mediasi, negoisasi, arbitrase, dan konseling. Penerapan manajemen konflik ini terbukti bereperan krusial dalam menciptakan ekosistem Pendidikan yang kondusif, sehingga mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi perkembangan anak usia dini.</p>Siska SutrianiFarhanudin Sholeh
Copyright (c) 2026 IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
2026-04-302026-04-305112110.70412/itr.v5i1.354IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS MADRASAH (MBM) STUDI TENTANG KETERLIBATAN ORANG TUA TERHADAP MUTU DI MTs NEGERI 1 LAMPUNG BARAT
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom/article/view/349
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) dalam memfasilitasi keterlibatan orang tua serta implikasinya terhadap mutu pendidikan di MTs Negeri 1 Lampung Barat. Mutu pendidikan dalam penelitian ini dipahami secara operasional pada aspek non-akademik yang tampak dalam kedisiplinan, motivasi belajar, dan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBM telah berjalan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, tetapi belum sepenuhnya partisipatif karena pengambilan keputusan masih didominasi oleh pihak internal madrasah. Keterlibatan orang tua cenderung terbatas pada rapat wali murid, pengambilan rapor, komunikasi insidental dengan guru, dan pendampingan belajar di rumah. Tingkat keterlibatan berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan pola komunikasi yang masih lebih banyak satu arah. Temuan menunjukkan bahwa dukungan orang tua berkontribusi positif terutama pada kedisiplinan, motivasi belajar, dan karakter peserta didik. Penelitian ini menegaskan perlunya kepemimpinan partisipatif, forum komunikasi dua arah, dan sistem kemitraan madrasah-orang tua untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.</p>Azwar AnnasMuhammad YusufEhwanudinRina Mida Hayati
Copyright (c) 2026 IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
2026-04-302026-04-3051224410.70412/itr.v5i1.349MODEL MANAJEMEN IMPLEMENTASI DAN PENGENDALIAN KURIKULUM DI SEKOLAH DAN MADRASAH
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom/article/view/352
<p>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model manajemen implementasi dan pengendalian kurikulum yang adaptif terhadap dinamika Kurikulum Merdeka dan era digital di sekolah maupun madrasah. Metode yang digunakan adalah kajian literatur integratif (integrative literature review) dengan menelaah 25 artikel jurnal terakreditasi (Sinta 2-4) dan buku otoritatif yang diakses melalui database Google Scholar, Garuda, dan Crossref dalam rentang tahun 2020 hingga 2025. Kriteria seleksi literatur meliputi relevansi substansi manajemen kurikulum, fokus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, serta keterkaitannya dengan instrumen evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum yang efektif memerlukan instrumen pengendalian yang komprehensif. Melalui proses sintesis terhadap berbagai model evaluasi, model Context, Input, Process, dan Product (CIPP) dipilih sebagai instrumen utama karena kemampuannya memotret kesiapan ekosistem sekolah (konteks) hingga dampak nyata pada lulusan (produk) secara simultan, melampaui model evaluasi yang hanya berfokus pada hasil akhir. Di madrasah, model ini diperkuat melalui integrasi nilai-nilai keislaman pada aspek input dan proses. Pengendalian kurikulum dilakukan melalui mekanisme supervisi akademik kolaboratif dan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinkronisasi antara otonomi manajerial dan instrumen pengendalian CIPP merupakan kunci keberhasilan implementasi kurikulum di era transisi.</p>Vega Wahyu KusumaNur Hidayah Hurani
Copyright (c) 2026 IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
2026-04-302026-04-3051456110.70412/itr.v5i1.352MANAJEMEN KURIKULUM TAHFIDZ BERBASIS METODE TILAWATI DI MI NURUL ISLAM SUKOSARI
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom/article/view/356
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum tahfidz berbasis metode Tilawati di MI Nurul Islam Sukosari, yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum tahfidz dilakukan melalui musyawarah awal tahun ajaran antara kepala madrasah dan guru tahfidz, yang mencakup penentuan target hafalan, jadwal pembelajaran, pembagian waktu, serta penggunaan metode Tilawati. Namun, perencanaan tersebut belum terdokumentasi secara sistematis dalam bentuk dokumen kurikulum tahfidz. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan baca simak, setoran hafalan, dan muraja’ah. Aspek pelaksanaan menunjukkan tingkat optimalisasi yang lebih baik dibandingkan perencanaan dan evaluasi, meskipun masih menghadapi kendala keterbatasan tenaga pengajar, sarana prasarana, alokasi waktu, dan motivasi peserta didik. Evaluasi dilakukan berdasarkan kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, makhraj huruf, dan muraja’ah, tetapi belum menggunakan instrumen penilaian baku serta belum memiliki tindak lanjut pembelajaran yang terstruktur. Dengan demikian, manajemen kurikulum tahfidz berbasis metode Tilawati di MI Nurul Islam Sukosari telah berjalan, tetapi belum optimal secara menyeluruh, terutama pada aspek perencanaan dan evaluasi.</p>Isma Rofi'Nurul Iflaha
Copyright (c) 2026 IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
2026-04-302026-04-3051627810.70412/itr.v5i1.356STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DAN HIDUP SEHAT DI MAN 2 KOTA SEMARANG
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom/article/view/364
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembentukan karakter peduli lingkungan dan hidup sehat melalui implementasi ekoteologi dalam pendidikan Islam di MAN 2 Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi pengelola madrasah, guru, dan peserta didik yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembentukan karakter peduli lingkungan dan hidup sehat dilakukan melalui beberapa pendekatan utama, yaitu: integrasi nilai-nilai ekoteologi dalam pembelajaran, pembiasaan perilaku ramah lingkungan, keteladanan dari pendidik, pelaksanaan program berbasis lingkungan, serta refleksi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Praktik menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, penghematan air, serta pola hidup sehat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban sosial, tetapi juga dimaknai sebagai bentuk ibadah yang mencerminkan nilai tauhid, amanah, dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi ekoteologi dalam pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius yang selaras dengan kepedulian ekologis dan kesadaran hidup sehat. Dengan demikian, pendekatan ini relevan sebagai model pendidikan yang mampu merespons tantangan krisis lingkungan melalui penguatan kesadaran spiritual dan etika ekologis secara berkelanjutan.</p>M. Chabib Fazal Jinan FazaIman FadhilahFitria Martanti
Copyright (c) 2026 IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
2026-04-302026-04-3051799710.70412/itr.v5i1.364PERAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN NILAI AKHLAK ANAK GENERASI Z: STUDI KASUS DI MASYARAKAT SELOGUDIG WETAN
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom/article/view/362
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan peran orang tua dalam membentuk nilai-nilai akhlak pada anak Generasi Z di masyarakat Selogudig Wetan, serta mengidentisikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaanya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa orang tua memegang peran sentral sebagai al-madrasatul ula dalam menanamkan fondasi akhlak yang kokoh. Strategi yang digunakan meliputi keteladanan, pembiasaan, dialog, nasihat, dan pengawasan media sosial. Strategi ini mampu meningkatkan kesadaran akhlak anak Generasi Z secara nyata, khususnya pada aspek akhlak terhadap orang tua, pergaulan sehari-hari, dan penggunaan media sosial. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti arus konten digital tidak terkontrol, pergaulan bebas, dan pengaruh teman sebaya. Penelitian ini menyarankan perlunya sinergi antara sekolah, keluarga, dan teman sebaya, serta pembelajaran akhlak kepada guru agama secara berkala untuk mengoptimalkan penerapan akhlak pada anak Generasi Z.</p>Ahmad JailaniUmmi Lailia MaghfirahAhmad Fauzi
Copyright (c) 2026 IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
2026-04-302026-04-30519811110.70412/itr.v5i1.362MANAJEMEN KURIKULUM DALAM PENDIDIKAN DERADIKALISASI: MENJEMBATANI KESENJANGAN ANTARA TEORI TOLERANSI DAN PRAKTIK LAPANGAN
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom/article/view/357
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum dalam pendidikan deradikalisasi di Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) serta menjelaskan bagaimana kurikulum berbasis toleransi menjembatani kesenjangan antara konsep toleransi dan praktik lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum deradikalisasi di YLP dilaksanakan secara holistik melalui tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang mengintegrasikan nilai toleransi, moderasi beragama, pemberdayaan ekonomi, dan reintegrasi sosial. Pendekatan tersebut berkontribusi dalam membangun pemahaman keagamaan yang lebih moderat, meningkatkan partisipasi sosial, serta mendukung kemandirian ekonomi peserta. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen kurikulum dalam pendidikan deradikalisasi tidak hanya berfungsi sebagai sistem pembelajaran, tetapi juga sebagai instrumen transformasi sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa penguatan model manajemen kurikulum deradikalisasi yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan toleransi di Indonesia.</p>Samsul Hadi
Copyright (c) 2026 IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
2026-04-302026-04-305111212610.70412/itr.v5i1.357PARTISIPASI TENAGA ADMINISTRASI DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN ADMINISTRASI BERBASIS DIGITAL DI AL – ULUM TERPADU MEDAN
https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ihtirom/article/view/363
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi tenaga administrasi dalam meningkatkan mutu pelayanan melalui implementasi digitalisasi administrasi di SMA Al–Ulum Terpadu Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi tenaga administrasi bersifat multidimensional, meliputi pengelolaan data, pengarsipan, pelayanan, kontrol kualitas, inovasi, dan komunikasi informasi. Digitalisasi administrasi meningkatkan kecepatan, efektivitas, dan akurasi pelayanan, namun tetap memerlukan verifikasi data untuk menjaga kualitas. Faktor pendukung meliputi sarana prasarana, dukungan yayasan, kompetensi SDM, dan pelatihan, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan anggaran, belum terintegrasinya sistem, variasi kompetensi, serta kendala teknis dan koordinasi. Penelitian ini juga menghasilkan model konseptual partisipasi tenaga administrasi yang efektif, yang mencakup kompetensi, koordinasi, pelatihan, integrasi sistem, dan orientasi pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan administrasi berbasis digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia dan sinergi organisasi</p>Nur Ati’ah NasutionSyafri Fadillah Marpaung
Copyright (c) 2026 IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
2026-04-302026-04-305112714710.70412/itr.v5i1.363