PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS ABCD MELALUI PENGEMBANGAN TAPE SINGKONG DI DESA RANDU AGUNG
Keywords:
ABCD, Pemberdayaan Masyarakat, Singkong, Tape Singkong, Ekonomi LokalAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi singkong sebagai aset lokal Desa Randu Agung melalui pengembangan produk tape singkong berbasis pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah belum optimalnya pemanfaatan singkong sebagai produk olahan bernilai ekonomi, sehingga sebagian hasil pertanian masih dijual atau dikonsumsi dalam bentuk sederhana. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi aset lokal, sarasehan potensi singkong, pendampingan teknis pengolahan tape, praktik produksi, pengemasan sederhana, dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah singkong menjadi tape, mulai dari pemilihan bahan baku, pengukusan, pemberian ragi, fermentasi, hingga pengemasan. Kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kualitas produk, kebersihan, kemasan, dan pemasaran sebagai faktor pendukung nilai jual. Dengan demikian, pengembangan tape singkong dapat menjadi langkah awal pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan pada aspek standardisasi produk, pemasaran, dan pencatatan usaha.
References
Abdi, A., Khairani, S., & Lubis, T. A. (2024). Pemanfaatan produk olahan tape dalam upaya diversifikasi pangan Desa Kolam. Agrintech: Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 8(2), 42–47. https://doi.org/10.30596/agrintech.v8i2.19964
Anista, R. (2023). Keunggulan dan strategi model bisnis tape singkong Kang Asep. Jurnal Riset Ilmu Teknik, 1(2). doi:10.62238/reswara;jurnalrisetilmuteknik.v1i2.46
Devindo, Zulfa, C. S., Attika, C., Handayani, D., & Fevria, R. (2021). Pengaruh lama fermentasi dalam pembuatan tape. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 1(1), 600–607. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol1/74
Harrison, R., Blickem, C., Lamb, J., Kirk, S., & Vassilev, I. (2019). Asset-based community development: Narratives, practice, and conditions of possibility—A qualitative study with community practitioners. SAGE Open, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.1177/2158244018823081
Harrison, R., Blickem, C., Lamb, J., Kirk, S., & Vassilev, I. (2019). Asset-based community development: Narratives, practice, and conditions of possibility—A qualitative study with community practitioners. SAGE Open, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.1177/2158244018823081
Harrison, R., Blickem, C., Lamb, J., Kirk, S., & Vassilev, I. (2019). Asset-based community development: Narratives, practice, and conditions of possibility—A qualitative study with community practitioners. SAGE Open, 9(1), 1–11. doi:10.1177/2158244018823081
Intan Pahlevy, S. C., Widjayanti, F. N., & Fauziah, N. F. (2024). Analisis keuntungan dan strategi pengembangan tape singkong di Kabupaten Jember. Agri Analytics Journal, 2(1), 67–71. https://doi.org/10.47134/agri.v2i1.2176
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. ACTA Publications.
Kretzmann, J., & McKnight, J. P. (1996). Assets-based community development. National Civic Review, 85(4), 23–29. doi:10.1002/ncr.4100850405
Kurniawan, R., Agung, A. A., Putranto, R. P., Aji, A., Herlina, I., Rofifah, N., Al Akbar, F. R., Deni, J. F., Qodri, M. F., Simanjuntak, R., Sudarmanto, I., Ahmad, A., Darmanto, D., & Rodiyah, R. (2025). Penyuluhan pembuatan tape singkong menggunakan metode fermentasi terpadu pada Desa Padang Rejo Pringsewu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(1), 99–104. doi:10.59837/jpmba.v3i1.2122
Maclure, L. (2023). Augmentations to the asset-based community development model to target power systems. Community Development, 54(1), 4–17. doi:10.1080/15575330.2021.2021964
Rois, F., & C.P.Z., C. (2023). Pengoptimalan pengolahan singkong menjadi produk pangan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 449–454. doi:10.30762/welfare.v1i3.642
Seftiana, L., Rizki, A. S., & Hadi, A. P. (2025). Penguatan kapasitas usaha masyarakat melalui proses fermentasi pembuatan tape singkong (Manihot utilissima) di Dusun Limbungan Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat. Al Hayat: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 43–53. doi:10.62588/ahjpm.2023.v1i2.039
Syarumsyah, H., Alhafidz, H., & Marwati, M. (2020). Karakteristik organoleptik dan kimia tape singkong (Manihot esculenta) varietas mentega dengan pra-perlakuan perendaman dalam sari buah nangka (Artocarpus heterophyllus). Journal of Tropical AgriFood, 2(2), 90–96. https://doi.org/10.35941/jtaf.2.2.2020.4121.90-96
Wati, A., & Fadhiela, K. (2022). Analisis nilai tambah ubi kayu menjadi tape ubi di Desa Fajar Harapan Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan: Studi kasus pada UD Bu Asni. JIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 7(3), 72–77. https://doi.org/10.37149/jia.v7i3.24501










