PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN AYAM DAN SEKAM PADI BAKAR DAN SEKAM PADI KERING SEBAGAI PUPUK ORGANIK DALAM UPAYA MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN
Keywords:
Pupuk Organik, Limbah Pertanian, Kotoran AyamAbstract
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sirnajaya RW 05, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, dilaksanakan dengan tujuan memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya ketergantungan pada pupuk kimia serta belum optimalnya pengelolaan limbah pertanian dan peternakan, khususnya kotoran ayam dan sekam padi. Melalui metode edukatif dan partisipatif, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan kegiatan sosialisasi, pelatihan, serta praktik pembuatan pupuk organik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi bahan lokal berupa kotoran ayam, sekam padi bakar, sekam padi kering, dan tanah mampu menghasilkan pupuk dengan kandungan hara yang baik serta memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Program ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, tetapi juga menekan limbah organik, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertanian ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan KKN ini menjadi contoh inovasi sederhana yang berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di tingkat desa.
References
Alarefee, H. A., Ishak, C. F., Othman, R., & Karam, D. S. (2023). Effectiveness of mixing poultry litter compost with rice husk biochar in mitigating ammonia volatilization and CO₂ emissions. Journal of Environmental Management, 343, 118220. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2023.118220
Cornell Waste Management Institute. (n.d.). The science of composting. Cornell University. http://cwmi.css.cornell.edu/composting.htm
Jin, H., et al. (2022). Short-term application of chicken manure under different conditions: Effects on soil properties and nutrient dynamics. PLoS ONE, 17(4), e0266614. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0266614
Kabir, E., et al. (2023). Biochar as a tool for the improvement of soil and environment. Frontiers in Environmental Science, 11, 112345. https://doi.org/10.3389/fenvs.2023.112345
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2021. Jakarta: Kementerian Pertanian RI. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/149647/permentan-no-49-tahun-2020
Khan, S., et al. (2024). Biochar production and characteristics: Its impacts on soil properties and environmental sustainability. Journal of Cleaner Production, 421, 138501. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.138501
Omar, L., et al. (2021). Rice husk compost production and use in mitigating ammonia loss: Toward sustainable agriculture. Sustainability, 13(14), 7812. https://doi.org/10.3390/su13147812
Ritonga, M. N., Nasution, Z., & Siregar, R. (2022). Pengolahan kotoran ayam menjadi pupuk organik ramah lingkungan. Jurnal Adam IPTS, 1(2), 137–141.
Rustandi, A., Handayani, L., & Prasetyo, D. (2020). Pertanian berkelanjutan dalam menghadapi era industrialisasi. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 8(2), 45–53.
Sun, X., et al. (2014). Influence of bulking agents on CH₄, N₂O, and NH₃ emissions during composting. Waste Management, 34(11), 2046–2054. https://doi.org/10.1016/j.wasman.2014.07.004
Sutanto, R. (2021). Pertanian organik: Menuju pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan. Yogyakarta: Kanisius.
Syamsudin, A. (2022). Pemanfaatan limbah ternak dan sekam padi sebagai pupuk organik. Jurnal Agroteknologi Terapan, 11(1), 33–41.
Zahra, K., et al. (2023). Investigating the role of bulking agents in compost maturity and nutrient conservation. Bioresource Technology, 379, 128955. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2023.128955










